The Funny Things About Human Beings (P.Coelho)
A man asked my friend Jamie Cohen:
'What is the human being's funniest characteristic?'
Cohen said: 'Our contradictoriness.
We are in such hurry to grow up, and then we long for our lost childhood.
We make ourselves ill earning money, and then spend all our money on getting well again.
We think so much about the future that we neglect the present,
and thus experience neither the present nor the future.
We live as if we were never going to die, and die as if we had never lived.'
Tuesday, February 17, 2009
Wednesday, January 21, 2009
Lucky!
Do you hear me,
I'm talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky oh my, baby I'm trying
Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
You make it easier when life gets hard
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
They don't know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I'll wait for you I promise you, I will
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
And so I'm sailing through the sea
To an island where we'll meet
You'll hear the music, feel the air
I'll put a flower in your hair
Though the breezes through trees
Move so pretty you're all I see
As the world keeps spinning round
You hold me right here right now
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
-Jason Mraz-
PS:
I like this song so muuuuuuuch and I'd like to dedicate it to my lovely husband for the greatest love that he always gives me. I love you much, hon...
I'm talking to you
Across the water across the deep blue ocean
Under the open sky oh my, baby I'm trying
Boy I hear you in my dreams
I feel your whisper across the sea
I keep you with me in my heart
You make it easier when life gets hard
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
They don't know how long it takes
Waiting for a love like this
Every time we say goodbye
I wish we had one more kiss
I'll wait for you I promise you, I will
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
And so I'm sailing through the sea
To an island where we'll meet
You'll hear the music, feel the air
I'll put a flower in your hair
Though the breezes through trees
Move so pretty you're all I see
As the world keeps spinning round
You hold me right here right now
I'm lucky I'm in love with my best friend
Lucky to have been where I have been
Lucky to be coming home again
I'm lucky we're in love in every way
Lucky to have stayed where we have stayed
Lucky to be coming home someday
-Jason Mraz-
PS:
I like this song so muuuuuuuch and I'd like to dedicate it to my lovely husband for the greatest love that he always gives me. I love you much, hon...
Friday, December 12, 2008
Wahre Liebe
Mädchen fragte einen Jungen "magst du mich?"
Er sagte nein.
Sie fragte "findest du mich hübsch"
Er sagte nein.
Sie fragte "bin ich in deinem Herz?"
Er sagte nein.
Als letztes fragte sie "wenn ich weg gehen würde würdest du
für mich weinen?"
Er sagte wieder nein.
Sie ging traurig davon.
Er packte sie am arm und sagte "ich mag dich nicht, ICH LIEBE DICH"
Ich finde dich nicht hübsch, ICH FINDE DICH WUNDERSCHÖN.
Du bist nicht in meinem herz DU BIST MEIN HERZ.
Ich würde nicht für dich weinen, ICH WÜRDE FÜR DICH STERBEN!
Er sagte nein.
Sie fragte "findest du mich hübsch"
Er sagte nein.
Sie fragte "bin ich in deinem Herz?"
Er sagte nein.
Als letztes fragte sie "wenn ich weg gehen würde würdest du
für mich weinen?"
Er sagte wieder nein.
Sie ging traurig davon.
Er packte sie am arm und sagte "ich mag dich nicht, ICH LIEBE DICH"
Ich finde dich nicht hübsch, ICH FINDE DICH WUNDERSCHÖN.
Du bist nicht in meinem herz DU BIST MEIN HERZ.
Ich würde nicht für dich weinen, ICH WÜRDE FÜR DICH STERBEN!
Friday, November 21, 2008
Sahabat Wanita
Pada suatu hari, seorang wanita muda yang baru saja menikah mengunjungi ibunya.
Mereka duduk di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh dingin.
Ketika mereka sedang berbincang-bincang mengenai kehidupan, pernikahan, tanggung jawab
dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam gelasnya dan menatap wajah anak perempuannya.
"Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu." nasihatnya, sambil mengaduk-ngaduk daun teh di bawah gelasnya.
"Mereka akan menjadi orang yang penting bagimu ketika usiamu makin tua.
Tidak peduli seberapa dalam kau mencintai suamimu, seberapa banyak anak-anak yang kau miliki,kau masih tetap harus memiliki sahabat wanita.
Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka, melakukan hal bersama-sama dengan mereka.
Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar sahabat wanitamu, tetapi mereka
akan menjadi saudara, anak dan yang lainnya.
Kau akan membutuhkan sosok wanita yang lain. Wanita selalu begitu."
"Sungguh nasihat yang aneh," pikir si wanita muda.
"Bukankah aku baru saja menikah?
Bukankah aku baru saja bergabung dalam dunia pasangan-pasangan muda?
Sekarang saya adalah seorang istri, orang dewasa,bukan anak perempuan kecil
yang memerlukan teman main perempuan lainnya!
Tentu saja keluarga yang akan kami bina dapat membuat hidup saya lebih berarti."
Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya; ia terus
berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya dan bertemu dengan semakin banyak
sahabat setiap tahun.
Ketika tahun demi tahun berlalu, ia mulai merasakan betapa benar nasihat yang diberikan ibunya.
Ketika waktu dan keadaan mengubah keberadaan mereka sebagai wanita dengan segala misterinya, sahabat-sahabat wanitanya tetap berada dalam kehidupannya.
Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini, inilah fakta-fakta yang
saya dapatkan dari memiliki sahabat wanita:
Sahabat wanita akan menjaga rahasiamu.
Sahabat wanita akan memberikan nasihat ketika kau membutuhkannya.
Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa yang kau lakukan benar, tetapi mereka bersikap jujur.
Sahabat wanita akan terus mengasihimu, meskipun ada perbedaan pendapat.
Sahabat wanita akan tertawa bersama-sama denganmu, dan lelucon kosong
sama sekali tidak diperlukan hanya untuk sebuah tawa.
Sahabat wanita akan menolongmu keluar dari hubungan-hubungan yang buruk.
Sahabat wanita menolongmu mencarikan rumah tinggal yang baru, membantu mengepak barang dan pindah.
Sahabat wanita akan membantu membuat sebuah pesta untuk anak-anakmu ketika mereka menikah atau memiliki anak, manapun yang lebih dulu terjadi.
Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu, dalam suka maupun duka.
Sahabat wanita akan menempuh badai, topan, panas, dan kegelapan untuk mengeluarkan kau dari keputusasaan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika kau kehilangan pekerjaan atau seorang kawan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika anak-anakmu mengecewakanmu.
Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika orang yang dikasihimu meninggal.
Sahabat wanita menghiburmu ketika kau dikecewakan oleh banyak pria di dalam kehidupanmu.
Sahabat wanita membantumu untuk bangkit kembali ketika pria kau cintai pergi meninggalkanmu.
Sahabat wanita senang ketika mereka melihatmu bahagia, dan bersedia mencari
dan melemparkan apa yang tidak membuatmu bahagia.
Waktu berlalu...Kehidupan berjalan.
Jarak memisahkan.. .Anak-anak beranjak dewasa..
Cinta hilang dan pergi..Hati yang hancur..
Karir berakhir..Pekerjaan berganti..
Orang tua meninggal..Rekan- rekan melupakan kebaikan..
TETAPI, sahabat-sahabat wanita akan terus mendampinginmu,
meskipun waktu dan jarak yang terpaut sangat jauh. Sahabat wanita tidak akan
lebih jauh dari orang-orang yang membutuhkan.
TERIMA KASIH SAHABAT
Mereka duduk di sebuah sofa dan menikmati segelas air teh dingin.
Ketika mereka sedang berbincang-bincang mengenai kehidupan, pernikahan, tanggung jawab
dalam hidup serta kewajiban, sang ibu dengan perlahan menaruh sebongkah es batu ke dalam gelasnya dan menatap wajah anak perempuannya.
"Jangan lupakan sahabat-sahabat wanitamu." nasihatnya, sambil mengaduk-ngaduk daun teh di bawah gelasnya.
"Mereka akan menjadi orang yang penting bagimu ketika usiamu makin tua.
Tidak peduli seberapa dalam kau mencintai suamimu, seberapa banyak anak-anak yang kau miliki,kau masih tetap harus memiliki sahabat wanita.
Ingatlah untuk berjalan-jalan bersama mereka, melakukan hal bersama-sama dengan mereka.
Dan ingat bahwa mereka bukan hanya sekedar sahabat wanitamu, tetapi mereka
akan menjadi saudara, anak dan yang lainnya.
Kau akan membutuhkan sosok wanita yang lain. Wanita selalu begitu."
"Sungguh nasihat yang aneh," pikir si wanita muda.
"Bukankah aku baru saja menikah?
Bukankah aku baru saja bergabung dalam dunia pasangan-pasangan muda?
Sekarang saya adalah seorang istri, orang dewasa,bukan anak perempuan kecil
yang memerlukan teman main perempuan lainnya!
Tentu saja keluarga yang akan kami bina dapat membuat hidup saya lebih berarti."
Tetapi, ia mendengarkan nasihat ibunya; ia terus
berhubungan dengan sahabat-sahabat wanitanya dan bertemu dengan semakin banyak
sahabat setiap tahun.
Ketika tahun demi tahun berlalu, ia mulai merasakan betapa benar nasihat yang diberikan ibunya.
Ketika waktu dan keadaan mengubah keberadaan mereka sebagai wanita dengan segala misterinya, sahabat-sahabat wanitanya tetap berada dalam kehidupannya.
Setelah hidup selama 50 tahun dalam dunia ini, inilah fakta-fakta yang
saya dapatkan dari memiliki sahabat wanita:
Sahabat wanita akan menjaga rahasiamu.
Sahabat wanita akan memberikan nasihat ketika kau membutuhkannya.
Sahabat wanita tidak selalu mengatakan apa yang kau lakukan benar, tetapi mereka bersikap jujur.
Sahabat wanita akan terus mengasihimu, meskipun ada perbedaan pendapat.
Sahabat wanita akan tertawa bersama-sama denganmu, dan lelucon kosong
sama sekali tidak diperlukan hanya untuk sebuah tawa.
Sahabat wanita akan menolongmu keluar dari hubungan-hubungan yang buruk.
Sahabat wanita menolongmu mencarikan rumah tinggal yang baru, membantu mengepak barang dan pindah.
Sahabat wanita akan membantu membuat sebuah pesta untuk anak-anakmu ketika mereka menikah atau memiliki anak, manapun yang lebih dulu terjadi.
Sahabat wanita akan selalu berada di sampingmu, dalam suka maupun duka.
Sahabat wanita akan menempuh badai, topan, panas, dan kegelapan untuk mengeluarkan kau dari keputusasaan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika kau kehilangan pekerjaan atau seorang kawan.
Sahabat wanita akan mendengarkan ketika anak-anakmu mengecewakanmu.
Sahabat wanita akan menangis bersamamu ketika orang yang dikasihimu meninggal.
Sahabat wanita menghiburmu ketika kau dikecewakan oleh banyak pria di dalam kehidupanmu.
Sahabat wanita membantumu untuk bangkit kembali ketika pria kau cintai pergi meninggalkanmu.
Sahabat wanita senang ketika mereka melihatmu bahagia, dan bersedia mencari
dan melemparkan apa yang tidak membuatmu bahagia.
Waktu berlalu...Kehidupan berjalan.
Jarak memisahkan.. .Anak-anak beranjak dewasa..
Cinta hilang dan pergi..Hati yang hancur..
Karir berakhir..Pekerjaan berganti..
Orang tua meninggal..Rekan- rekan melupakan kebaikan..
TETAPI, sahabat-sahabat wanita akan terus mendampinginmu,
meskipun waktu dan jarak yang terpaut sangat jauh. Sahabat wanita tidak akan
lebih jauh dari orang-orang yang membutuhkan.
TERIMA KASIH SAHABAT
Monday, October 20, 2008
*Nice Distraction*
After spent the rest of weekend,
in full of mourning-griefing-gloomy heart and broken spirit.
I think, I really need a nice distraction...
So I decided, better for me to go out and get a life. Having a nice meal, sitting on a comfy sofa and drinking my favourite coffee, writing this post with an awesome voice of Frank Sinatra slowly singing My Little Valentine with his Big Band on the background.
I feel so content, all by myself.
Simple things, big pleasures.
All we have to do is, spend a little time by your self doing nothing, reading a good book as a companion, lay back and relax, smell the coffee's aroma from your cup, and simply feel the taste...
What else do you need..?
Life is beautiful as simple as that.
Two hours to go until my husband is coming, I still have plenty of time to read my fav book at this time "The Monk Who Sold His Ferrari" by Robin S. Sharma.
Hmmm, a warm waffle with chocolate fudge and one scoop of chocolate ice cream on top is a perfect combination with my coffee.
The taste is sooooooo delicious..!!
Btw, I'm going to watch "Elegy" movie with my husband as soon as he's finished with his work. A movie about a passionate love affair between a college Professor (Oscar Winner, Ben Kingsley) and his student (Penelope Cruz). As their intimate connection tranforms them more than either could imagine a charge sexual contest evolves into an indelible love story. Kind of romantic love drama movie. Can't wait to see the movie.
Just exactly a nice distraction that I need...
Here I am, all set for moody mood of Love. :')
@ Pancious, Pancake House - Pacific Place
in full of mourning-griefing-gloomy heart and broken spirit.
I think, I really need a nice distraction...
So I decided, better for me to go out and get a life. Having a nice meal, sitting on a comfy sofa and drinking my favourite coffee, writing this post with an awesome voice of Frank Sinatra slowly singing My Little Valentine with his Big Band on the background.
I feel so content, all by myself.
Simple things, big pleasures.
All we have to do is, spend a little time by your self doing nothing, reading a good book as a companion, lay back and relax, smell the coffee's aroma from your cup, and simply feel the taste...
What else do you need..?
Life is beautiful as simple as that.
Two hours to go until my husband is coming, I still have plenty of time to read my fav book at this time "The Monk Who Sold His Ferrari" by Robin S. Sharma.
Hmmm, a warm waffle with chocolate fudge and one scoop of chocolate ice cream on top is a perfect combination with my coffee.
The taste is sooooooo delicious..!!
Btw, I'm going to watch "Elegy" movie with my husband as soon as he's finished with his work. A movie about a passionate love affair between a college Professor (Oscar Winner, Ben Kingsley) and his student (Penelope Cruz). As their intimate connection tranforms them more than either could imagine a charge sexual contest evolves into an indelible love story. Kind of romantic love drama movie. Can't wait to see the movie.
Just exactly a nice distraction that I need...
Here I am, all set for moody mood of Love. :')
@ Pancious, Pancake House - Pacific Place
Subscribe to:
Posts (Atom)